Peluang Bisnis Buku Bekas dan Tips Menjalankannya

Peluang bisnis buku bekas dapat dimulai dengan modal nol rupiah tapi untungnya melimpah. Coba cek analisa SWOT-nya dalam artikel ini.

Sebagaimana kita tahu, setiap orang pasti memiliki buku-buku bekas di rumahnya. Entah itu buku sekolah ataupun novel. Meski terkesan sepele, ternyata buku-buku ini memiliki potensi yang besar untuk menghasilkan uang.

Bukan untuk dijual ke pasar loak atau bahkan dijadikan bungkus makanan, tetapi dapat langsung dijual ke pembeli yang membutuhkan bukunya.

Silakan simak ulasan ini sampai selesai untuk mengetahui peluang bisnisnya.

Potensi dan peluang bisnis buku bekas

 

Potensi dan peluang bisnis buku bekas

Sumber foto: Pexels.com

Sebagaimana disebutkan di atas, potensi usaha ini cukup menguntungkan. Salah satu hal yang dapat membuktikannya adalah keberadaan toko buku-buku bekas yang makin menjamur dan tak pernah sepi pengunjung. Bahkan, para pedagang itu juga menjual produknya melalui internet atau secara online.

Di bawah ini merupakan alasan dan potensi usaha buku bekas:

  1. Pangsa pasarnya cukup luas. Pembelinya bisa datang dari para pencinta buku yang ingin mengoleksi buku-buku lawas atau mereka yang terkendala biaya saat hendak membeli yang baru.
  2. Modal yang Anda butuhkan sangat kecil. Bahkan bisa jadi nol bila Anda fokus untuk memanfaatkan produk pribadi. Namun, apabila ingin usahanya berkembang, Anda memang perlu kulakan.
  3. Penjualannya dapat dilakukan secara offline maupun online.
  4. Bisa dijalankan sebagai usaha rumahan atau sampingan.
  5. Dapat dikombinasikan dengan usaha lainnya seperti menjalankan bisnis yang cocok di sekitar kampus. Boleh makanan, kos-kosan, fotokopi, atau yang lainnya.
  6. Profit marginnya fleksibel, tentukan sendiri dengan mengecek harga pasar dan kondisi buku yang dijual.
  7. Produknya tidak basi dan masih mengandung ilmu atau informasi yang tak lekang oleh waktu.

Masih banyak hal lain yang menjadikan bisnis ini berpotensi besar apabila dijalankan dengan serius dan telaten. Meski begitu, Anda tetap perlu melakukan persiapan dengan matang agar bisnisnya berjalan dengan lancar.

Risiko dan kelemahan usaha buku bekas

 

Risiko dan kelemahan usaha buku bekas

Sumber foto: Pexels.com

Berikut ini adalah beberapa kelemahan dan risiko bisnis penjualan buku bekas:

  1. Tingkat persaingannya cukup tinggi.
  2. Target pasarnya khusus untuk orang-orang tertentu. Tidak semua orang suka dengan buku bekas. Bahkan, ada yang menganggap versi second memiliki kualitas yang lebih buruk sehingga tidak mau membelinya.
  3. Harus menemukan agen yang tepat.
  4. BEP-nya mungkin lama.

Agar lebih yakin saat menjalankan bisnisnya, Anda harus selalu siap menghadapi setiap tantangan yang ada. Termasuk di antaranya adalah hal-hal yang menjadi risiko sebagaimana disebutkan di atas.

Tips menjalankan bisnis buku bekas agar sukses

 

Tips menjalankan bisnis buku bekas agar sukses

Sumber foto: Pexels.com

Jika Anda tertarik untuk mencoba bisnis ini, maka berikut ini adalah hal-hal yang dapat dilakukan agar bisnisnya sukses:

Mulailah dengan menjual produk sendiri

Untuk memulai usahanya, silakan manfaatkan buku-buku koleksi pribadi. Cobalah lihat jejeran buku yang ada di lemari atau rak. Entah itu novel, majalah, atau semacamnya. Silakan kumpulkan yang kualitasnya masih bagus dan jual dengan harga yang pantas.

Teknik pemasaran awalnya bisa melalui online dulu. Dari situ, Anda akan tahu buku seperti apa yang disenangi oleh pasar.

Misalnya, untuk novel, biasanya karya Tere Liye cukup banyak peminatnya. Kalau beli versi baru harganya bisa 90 sampai 100 ribuan, versi bekasnya jelas kurang dari itu.

Tentukan target pasar

Berikutnya, Anda harus menentukan dengan jelas jenis bukunya. Mau fokus pada buku-buku fiksi atau non fiksi. Mau ke novel, kumpulan puisi, ataukah buku mata pelajaran.

Pilihan ini akan mempengaruhi target pasar Anda. Hal ini karena kebanyakan pencinta buku memiliki bacaan favorit masing-masing. Mereka memiliki kecenderungan untuk membaca buku tertentu dan tidak membaca yang lainnya.

Temukan supplier buku bekas dengan kualitas terbaik

Seiring berjalannya waktu, Anda harus menemukan supplier terbaik sebagai tempat kulakan buku bekas. Silakan pilih supplier yang memberikan kualitas terbaik dan koleksinya lengkap.

Dengan kualitas yang bagus, Anda pun dapat menghemat waktu untuk melakukan sortir pada produk yang mau dijual.

Proses sortir perlu dilakukan untuk memastikan bahwa kualitasnya masih bagus dan layak pakai. Hal ini juga akan membuat pelanggan semakin percaya dan loyal.

Ikuti perkembangan buku

Selalu ikuti tren buku-buku sebab ini akan berpengaruh pada laris tidaknya produk yang Anda jual.

Perlu diketahui bahwa buku memiliki masanya sendiri-sendiri. Buku ajar kuliah misalnya, biasanya yang dibutuhkan adalah buku-buku dengan edisi cetakan tertentu pada tahun tertentu. Jadi, pilihannya sangat khusus sesuai arahan dari dosen pengampu mata kuliah.

Sementara itu, untuk novel-novel Anda dapat kulakan novel yang sedang tren. Biasanya, novel semacam ini terus dibahas di media sosial.

Agar lebih mudah, Anda bisa datang ke toko buku. Cari item best seller-nya. Siapa tahu dapat dijadikan referensi.

Bergabung dengan komunitas membaca

Untuk mempermudah dalam menentukan bukunya, silakan bergabung ke komunitas membaca. Di sinilah para pencinta baca akan berkumpul dan membicarakan mengenai buku-buku yang mereka sukai atau sedang tren.

Manfaatkan media sosial

Media sosial menjadi platform yang cukup dapat diandalkan untuk berjualan. Pertama, Anda dapat menggunakannya untuk menemukan buku yang sedang tren, yakni dengan berkumpul dengan grup komunitas tertentu, memantau status yang ditulis orang, atau memanfaatkan fitur trending pada masing-masing platform.

Kedua, mulai branding dengan cara menuliskan status-status soft selling. Ketiga, promo langsung buku-bukunya dengan mencantumkan harga atau link.

Jual bukunya secara offline dan online

Lakukan pemasaran dengan gencar secara offline maupun online. Anda bisa buka toko di marketplace dan mulai menetapkan harga kompetitif agar dapat bersaing dengan para pedagang lainnya.

Analisa modal dan laba bersih peluang bisnis buku bekas

Berikut ini adalah perhitungan umum mengenai usaha penjualan buku second:

Modal

Jika Anda memulai bisnis ini dengan milik pribadi, maka modalnya mungkin saja nol. Anda hanya butuh biaya operasional untuk penjualannya.

Akan tetapi, untuk memperbesar usahanya Anda butuh kulakan. Nah, untuk membeli produk langsung dai supplier, Anda bisa menentukan modalnya secara fleksibel.

Jika memang dananya ada 5 juta rupiah, maka gunakan uang ini sebaik-baiknya untuk membeli produk yang bakal laris di pasaran.

Selanjutnya, hitunglah biaya operasionalnya. Biaya operasional bisnis ini cukup ringan karena Anda hanya perlu menyediakan uang untuk membayar listrik, pulsa, dan kuota internet. Misalnya dianggarkan Rp 250.000,-.

Pada contoh ini diasumsikan usahanya dijalankan dengan konsep rumahan sehingga tidak butuh biaya sewa tempat.

Pendapatan dan keuntungan bersih

Misalnya, dari uang 5 juta rupiah Anda dapat membeli 100 buku, maka silakan buat harga jualnya dengan terlebih dulu menentukan profit marginnya. Apabila Anda mengambil keuntungan Rp 20.000,- per produk, maka perhitungannya menjadi:

100 buku x Rp 70.000,- = Rp 7.000.000,-.

Jika buku tersebut habis dalam dua bulan, maka keuntungan bersihnya adalah:

Rp 7.000.000 – Rp 5.000.000,- – (2 x Rp 250.000) = Rp 1.500.000,-.

Artinya, laba bersih per bulannya adalah Rp 750.000,-.

Itulah perhitungan umum bisnis buku bekas dengan modal 5 jutaan rupiah. Estimasi ini dapat berubah sesuai dengan kondisi lapangan.