Inilah Pesawat Pertama yang 100% Dibuat di Indonesia

4368
Sumber gambar: Arsip Thijs Postma

Selepas Perang Dunia I, tepatnya tahun 1923 pemerintah Hindia Belanda mendirikan pabrik pesawat di kawasan Sukamiskin Bandung, Jawa Barat. Di lokasi yang saat ini menjadi penjara Sukamiskin itu Ir. D.S. Gaastra bersama timnya berhasil membuat setidaknya 12 pesawat.

Salah satu desainer pesawat yang bekerja di pabrik itu adalah Laurents Walraven. Ia sebenarnya bertugas di bagian teknik Dinas Angkutan Udara KNIL (Militaire Luchtvaart Koninklijke Nederlansch-Indische Lucthvaart/ML-KNIL). Desainer yang tidak pernah mengenyam pendidikan desain pesawat terbang ini berhasil membuat sebuah pesawat tiruan Avro 504 yang bahkan lebih canggih dari versi aslinya.

Khouw Khe Hien, pemilik grup bisnis Merbaboe, sebuah perusahaan terbesar di Hindoa Belanda kala itu, mendengar cerita soal kejeniusan Walraven. Hien langsung mendatangi Walraven dan memesan sebuah pesawat untuk melebarkan sayap bisnisnya ke Tiongkok dan Eropa.

Hien memberikan syarat yang cukup rumit untuk sebuah pesawat kala itu. Ia ingin pesawat tersebut kelak bisa terbang hanya dengan satu mesin dengan muatan 130 kg kargo, plus 2 penumpang.

“Pesawat harus bisa terbang hingga dataran Eropa.” Demikian syarat lainnya dari Khouw Khe Hien seperti dikutip dalam buku Seri Kisah Peperangan yang diterbitkan Angkasa tahun 2003 laluPesanan ini tentu membuat pusing Walraven. Pasalnya, di masa itu masih sangat jarang pesawat yang bermesin ganda dan mampu terbang jarak jauh.

Author: Remigius Septian