Airbus Serahkan A380 ke Museum

1461
Sumber gambar: Airbus

Airbus, Perancis, menganugerahkan sebuah pesawat A380 superjumbo untuk museum dirgantara nasional di kawasan Bandara Le Bourget, Paris, Selasa waktu setempat.

Pesawat A380 ini merupakan pesawat uji coba keempat yang dibangun Airbus dan yang kedua melakukan uji terbang pada 2005.

Kala itu, pesawat yang memiliki kode MSN4 ini menempuh jalur penerbangan menuju Le Bourget, dekat Paris dari Toulouse.

Ada 50 teknisi yang ikut dalam penerbangan kala itu. Juga, diperlukan waktu berbulan-bulan untuk mempersiapkan jet jumbo ini ke muka publik.

Diberitakan AP, pemberian pesawat kepada museum ini merupakan yang pertama kali dilakukan Airbus.

Hal ini pun menjadi sejarah bagi para kurator yang telah lama mendambakan pesawat jet terbesar di dunia itu.

Pesawat ini dirancang untuk membawa sampai 853 orang dalam pengaturan seluruh kursi kelas ekonomi, atau 544 penumpang dalam pengaturan standar.

A380 disebut-sebut akan segera memasuki masa pensiun, dan diharapkan akan menjadi sebuah atraksi wisata yang menarik saat dipamerkan di tahun 2018 mendatang.

Setelah kurang dari 10 tahun dipakai dalam penerbangan, desain double-decker A380 disebut kurang sukses secara komersial. Atau, setidaknya tak seperti yang diharapkan ketika pertama kali dirancang.

Air France sendiri mengganti pesanan untuk dua unit A380s menjadi tiga unit yang lebih kecil, yakni A350s.

Hal itu sekaligus menandai perubahan permintaan pasar untuk pesawat jet generasi baru yang lebih “langsing”. Pihak Airbus sendiri berkeyakinan bahwa A380 tetap memiliki masa depan.

Sebelum ini, Boeing pun telah memasukkan tiga unit pesawat jet berbadan besar, 787 Dreamliners ke museum.

“Museum bukan hanya menggambarkan masa lalu. Museum juga merupakan jendela ke masa depan,” ungkap Jacques Rocca, Presiden Airitage Association, yang dibentuk untuk melestarikan artefak Airbus.

Sumber: Kompas.com

Author: