Lima Alutsista Arab Saudi Ini Paling Ditakuti Iran

16150
Sumber gambar: iranreview.com

Hubungan Iran dan Arab Saudi yang kian memanas mungkin tidak akan berujung pada bentrokan senjata. Sebab, Menurut beberapa analis militer,  di atas kertas kekuatan militer Iran masih berada jauh di bawah Arab Saudi.

Sedikitnya ada lima alutsista Arab Saudi yang paling ditakuti Iran.

F-15 C/D 

F-15 2040C2

AU Arab Saudi mengoperasikan jet tempur ini sebanyak 86 unit. Jet-jet tempur itu bisa terbang jarak jauh ke wilayah Iran dan sulit ditandingi oleh jet-jet tempur Iran yang ada saat ini. Belum lagi mulai bulan Maret 2017 ini AU Arab Saudi akan mulai menerima F-15 SA yang jumlah total pesanannya sebanyak 152 unit.

Eurofighter Typhoon

Sumber: Eurofighter
Sumber: Eurofighter

Arab Saudi telah memesan sebanyak 120 unit dan sebagian di antaranya sudah dikirim sejak tahun 2011. Sejumlah Typhoon AU Arab Saudi juga sudah digunakan untuk menggempur militan ISIS dan milisi Houti di Yaman.

AH-64 D Apache

apache_usa_211214

Di sisi angkatan daratnya, AD Arab Saudi saat ini didukung oleh 82 unit heli AH-64 D Apache yang juga telah terbukti untuk menggempur tank Irak buatan Rusia dalam Perang Teluk.

M1A2 Abrams

Sumber gambar: livejournal.com
Sumber gambar: livejournal.com

Untuk mendukung gerak pasukan infanteri, AD Arab Saudi juga mengandalkan tank Abrams. Tank-tank penggempur ini sudah pasti sulit ditandingi tank-tank Iran karena dipersenjatai meriam kaliber 120 mm. Jumlah total tank Abrams yang dimiliki oleh Arab Saudi sebanyak 442 unit.

AL Riyadh class Frigate

Sumber gambar: shipspotting.com
Sumber gambar: shipspotting.com

Arab Saudi saat ini memiliki tiga unit frigat kelas Al Riyadh. Masing-masing dilengkapi dengan delapan peluncur rudal darat ke udara Aster dan bisa menghantam pesawat tempur yang terbang pada ketinggian 50.000 kaki.

Selain itu, kapal frigat ini juga dilengkapi dengan delapan rudal antikapal perang MBDA Exocet MM4o Block II, torpedo antikapal selam DCNS F-17, kanon Oto Melara 76/62 mm, kanon 20 mm, empat tabung peluncur torpedo dan memiliki kecepatan 24.5 knots serta jelajah pelayaran hingga 13.000 km.

Selain kekuatan alutsista yang mumpuni, Arab Saudi juga masih tercatat sebagai negara di kawasan Teluk yang memiliki personel militer terbesar. Arab Saudi hingga akhir 2016 memiliki 227.000 personel pasukan reguler dan 24.500 personel paramiliter.

 

Author: Remigius S & A. Winardi