Korea Selatan Tolak Latihan Militer Bersama dengan AS dan Jepang!

2358
latihan militer bersama
Sumber gambar: BBC

Korea Selatan menolak proposal Amerika Serikat (AS) dan Jepang untuk melakukan latihan militer bersama yang ditujukan untuk melawan kapal selam Korea Utara. Hal tersebut menjadi sorotan berbagai media Jepang, Selasa (10/1/2017), seperti dilaporkan Sputnik.

Latihan tersebut seharusnya dilakukan atas dasar Keamanan Umum Perjanjian Informasi Militer (General Security of Military Information Agreement/GSOMIA) yang ditandatangani Tokyo dan Seoul pada 23 November 2016 hinga tercipta kerangka kerja untuk keduanya berupa proteksi dan berbagi informasi militer rahasia.

Pihak Korea Selatan menentang usulan dengan mengatakan bahwa itu bukan hal yang tepat untuk latihan, seperti yang dilaporkan Suratkabar Asahi Shimbun.

Baca Juga:

Tak Takut Ancaman Kim Jong Un, AS dan Korsel Gelar Latgab

Korut: Kami Akan Hancurkan Pangkalan AS di Asia

Kontroversi antara Tokyo dan Seoul berlanjut ke masalah yang disebut dengan ‘comfort women’ (wanita penghibur). Terkait dengan permasalahan tersebut, Jepang mengklaim bahwa tidak ada dokumen yang menyebutkan perempuan Korea digunakan sebagai budak seks, sedangkan beberapa korban yang selamat telah menolak uang kompensasi Jepang tanpa permintaan maaf yang cukup.

Pada Jum’at (6/1/2017) lalu, Jepang memanggil kembali Duta Besarnya  dari Korea Selatan sehubungan dengan patung baru yang didedikasikan untuk ‘comfort women’, yang didirikan di kota Busan, depan Konsulat Jenderal Jepang.

Baca Juga:

Tangkal Ancaman, Militer Jepang Gelar Latihan Skala Besar

E-2D Hawkeye Dikerahkan ke Pasifik Bulan Depan

Author: Fery Setiawan