Awali Tugas, KSAU Ziarah ke Monumen Perjuangan TNI AU di Ngoto

1162
KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berdoa khusuk di makam Pahlawan Nasional TNI AU di Monumen Ngoto, Bantul. Sumber gambar: Muspusdirla

KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto melakukan ziarah ke Monumen Perjuangan TNI Angkatan Udara di Ngoto, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Kamis (26/1/2017). Di komplek monumen perjuangan tersebut terdapat makam Pahlawan Nasional TNI AU yakni Marsekal Muda Anumerta Agustinus Adisutjipto dan Marsekal Muda TNI Anumerta Prof. dr. Abdulrachman Saleh berikut makam istri masing-masing.

Doa bersama dengan para Asisten KSAU, Pangkohanudnas, dan pejabat tinggi lainnya. Sumber gambar: Pen ADI
Doa bersama dengan para Asisten KSAU, Pangkohanudnas, dan pejabat tinggi lainnya. Sumber gambar: Pen ADI

Ziarah ke makam para pendahulu TNI AU dilakukan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam rangkaian mengawali tugasnya memimpin TNI AU. “Pendiri TNI AU telah rela mengorbankan jiwa dan raga untuk berdirinya TNI Angkatan Udara. Kami sebagai generasi penerus akan melanjutkan perjuangan demi tetap tegaknya NKRI dan TNI Angkatan Udara,” tulis Hadi Tjahjanto dalam pesannya di buku tamu usai ziarah.

Ziarah diikuti para asisten KSAU, Pangkohanudnas, Dankodiklatau, Dankorpaskhas, Gubernur AAU, Danlanud Adisutjipto, dan pejabat lainnya. Ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, doa bersama, dan tabur bunga.

KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Danlanud Adi Sutjipto Marsma TNI Novyan Samyoga. Sumber gambar: Pen ADI
KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Novyan Samyoga. Sumber gambar: Pen ADI

Agustinus Adisutjipto dan Abdulrachman Saleh gugur dalam peristiwa ditembaknya pesawat Dakota VT-CLA oleh pesawat P-40 Kitty Hawk Belanda pada 29 Juli 1947. Pesawat Dakota VT-CLA terbang dari Singapura menuju Pangkalan Udara Maguwo membawa bantuan obat-obatan dari Palang Merah Malaysia untuk Palang Merah Indonesia. Akibat serangan pesawat Kitty Hawk tersebut, pesawat VT-CLA jatuh di Desa Ngoto, Kabupaten Bantul. Peristiwa ditembakjatuhnya pesawat VT-CLA, diperingati TNI AU sebagai Hari Bhakti TNI Angkatan Udara.

KSAU menaburkan bungan ke makam pendahulu TNI AU di Monumen Perjuangan TNI AU, Ngoto, Bantul, Yogyakarta. Sumber gambar: Pen ADI
KSAU menaburkan bungan ke makam pendahulu TNI AU di Monumen Perjuangan TNI AU, Ngoto, Bantul, Yogyakarta. Sumber gambar: Pen ADI

Berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 071/TK/TH/1974 tanggal 9 September 1974, Marsekal Muda TNI Anumerta Agustinus Adisutjipto dan Marsekal Muda TNI Anumerta Prof. dr. Abdulrachman Saleh dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional.

KSAU sedang melihat foto-foto sejarah di Monumen Ngoto, Bantul. Sumber gambar: Pen ADI
KSAU sedang melihat foto-foto sejarah di Monumen Ngoto, Bantul. Sumber gambar: Pen ADI

Kepada wartawan KSAU mengatakan, sebagai generasi penerus pada prinsipnya kita selalu menghargai orang tua dan para pendahulu yang harus kita muliakan. “Sebelum melangkah melaksanakan pekerjaan, kita laksanakan silaturahim dengan ziarah ke makam dan ke rumah para pendahulu yang masih hidup supaya diberi kemudahan,” ujar KSAU.

KSAU menuliskan pesannya di buku tamu Monumen Ngoto. Sumber gambar: Pen ADI
KSAU menuliskan pesannya di buku tamu Monumen Ngoto. Sumber gambar: Pen ADI

Dalam kunjungan kerja ke Yogyakarta kali ini, KSAU juga mengunjungi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala dan memberikan pembekalan kepada Taruna/Taruni AAU.

Author: Roni Sontani